Tampilkan postingan dengan label cerita anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita anak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Oktober 2010

Keledai dan Pedagang Garam

Seorang pedagang, menuntun keledainya untuk melewati sebuah sungai yang dangkal. Selama ini mereka telah melalui sungai tersebut tanpa pernah mengalami satu pun kecelakaan, tetapi kali ini, keledainya tergelincir dan jatuh ketika mereka berada tepat di tengah-tengah sungai tersebut. Ketika pedagang tersebut akhirnya berhasil membawa keledainya beserta muatannya ke pinggir sungai dengan selamat, kebanyakan dari garam yang dimuat oleh keledai telah meleleh dan larut ke dalam air sungai. Gembira karena merasakan muatannya telah berkurang sehingga beban yang dibawa menjadi lebih ringan, sang Keledai merasa sangat gembira ketika mereka melanjutkan perjalanan mereka.

Pada hari berikutnya, sang Pedagang kembali membawa muatan garam. Sang Keledai yang mengingat pengalamannya kemarin saat tergelincir di tengah sungai itu, dengan sengaja membiarkan dirinya tergelincir jatuh ke dalam air, dan akhirnya dia bisa mengurangi bebannya kembali dengan cara itu.

Pedagang yang merasa marah, kemudian membawa keledainya tersebut kembali ke pasar, dimana keledai tersebut di muati dengan keranjang-keranjang yang sangat besar dan berisikan spons. Ketika mereka kembali tiba di tengah sungai, sang keledai kembali dengan sengaja menjatuhkan diri, tetapi pada saat pedagang tersebut membawanya ke pinggir sungai, sang keledai menjadi sangat tidak nyaman karena harus dengan terpaksa menyeret dirinya pulang kerumah dengan beban yang sepuluh kali lipat lebih berat dari sebelumnya akibat spons yang dimuatnya menyerap air sungai.

Jumat, 22 Oktober 2010

Anjing dan Bayangan


Seekor anjing yang berlari lari mendapatkan sebuah tulang dari seseorang, anjing tersebut sangat senang di berlari lari pulang ke rumahnya dengan membawa tulang itu.
saat dalam perjalanan pulang anjing tersebut melewati sebuah jembatan yang sangat kecil dan berair jernih, pas di atas jembatan anjing itu menunduk ke bawah dan melihat bayangannya terpantul dari air yang ada bawah jembatan itu.
Anjing ini mengira dirinya melihat seekor anjing lain yang membawa sebuah tulang lebih besar dari tulang yang dibawanya.
Tanpa pikir panjang anjing ini pun langsung melompat kedalam air dan menjatuhkan tulang yang dibawanya.
Anjing tersebut akhirnya dengan susah payah berenang menuju ke tepi sungai. Saat anjing itu sampai di tepi, dia baru sadar bahwa dia baru saj kehilangan tulang yang dibawanya tadi, dia hanya bisa berdiri termenung dan sedih dan menyadari betapa bodohnya dirinya.

Kamis, 21 Oktober 2010

Anak Kambing dan Serigala

Karena khawatir akan bahaya maka seorang pengembala menaruh anak kambing tersebut diatas atap jerami kandangnya. Anak kambing itu mencari rumput di pinggir atap yang sudah disediakan oleh pengembala,

secara tidak sengaja kambing tersebut melihat seekor serigala dan memandang serigala itu dengan muka yang penuh dengan kesombongan dan ejekan serta dengan perasaan yang penuh kemenangan, kambing itu mulai mengejek serigala tersebut, walaupun pada saat itu dia tidak ingin mengejek sang Serigala, tetapi karena dia merasa serigala tersebut tidak akan dapat naik ke atas atap dan menangkapnya, maka timbulah keberaniannya untuk mengejek.

Serigala itupun menatap anak kambing itu dari bawah, "Saya mendengarmu," kata sang Serigala, "dan saya tidak mendendam pada apa yang kamu katakan atau kamu lakukan ketika kamu diatas sana, karena itu adalah atap yang berbicara dan bukan kamu." maksudnya bahwa kambing tidak akan berani mengejek serigala kalau dia tidak berada diatap